Tau ga sih? Jadi guru TK itu ga hanya melulu tentang seneng-seneng, nyanyi n belajar calistung aja. Menghadapi anak lugu yang belum punya dosa seperti mereka memang menggemaskan tp ada sisi horornya juga loh. Tercatat lebih dari 20 kasus horor sepanjang perjalanan mengajar saya. Sepertinya bukan saya seorang yang mengalami hal ini. Kebanyakan guru TK pasti pernah mengalaminya.

Seperti kisah rekan mengajar saya di sebuah sekolah dengan seorang murid. Kami mengajar di kelas yang berbeda memang, tapi peristiwa itu sangat lekat dalam ingatan saya. Dia adalah anak perempuan yang sering kali menjadi anak yang terakhir di sekolah saat kepulangan. Dia tidak pernah mengeluh ataupun menangis ketika teman-temannya sudah dijemput untuk pulang. Ayunan di halaman belakang sekolah menjadi spot kesukaannya. Biasanya setelah anak-anak pulang, saya dan teman-teman guru lainnya merapihkan kelas dan lanjut isoma. Sesekali kami awasi dia dari jendela kelas karena tembus pandang ke area ayunan. Di jam kepulangan juga biasanya OB bersih-bersih area dapur dan belakang sekolah, sehingga pengawasan tetap berjalan. 

Kepulangan yang molor itu berlangsung berhari-hari. Hingga pada suatu hari saat kepulangan, anak ini terlihat tidak segembira biasanya. Dia tampak murung. Gurunya menghampiri dan bertanya: "Kenapa murung sayang?". Si anak menjawab:"Kok..kaka rambut merah yang ga pake jilbab ga main lagi sama aku di ayunan?". Semua guru saling beradu pandang. Ada sih yang tidak berjilbab, tapi tidak ada yang berambut merah. Hmmm..tapi saya dan teman-teman termasuk gurunya tetap harus stay cool ya. Walaupun kami didera rasa takut dan bulu kuduk yang merinding. Pingin rasanya bertanya lebih jauh tentang si kaka rambut merah itu, tapi rasa kepo itu kalah dengan rasa takut kami. Akhirnya sambil menunggu anak ini di jemput kami minta dia untuk duduk di ruang guru. dan kali itu adalah terakhir kalinya saat kedatangan penjemput, kami minta untuk tidak lagi telat dan akan kami beri sanksi jika keterlambatan terjadi lagi. 

Jadi guru TK selain harus pandai nyanyi juga harus pandai menahan kaki yang mau kabur ketika ada kejadian seperti ini nih. Haha..


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Anak : “AYAH SAYANG KAMU RARA”