Edisi Pulang Kampung


Marhaban ya Syawal...saatnya pulang kampung. Pulang kampung tahun ini berbeda dengan beberapa tahun terakhir. Kisaran kabupaten Asahan menjadi tujuan saya bersama keluarga menghabiskan hari Idul Fitri. Melihat kegembiraan anak-anak pulang kampung menjadi penawar bagi saya atas gundah gulananya harga tiket menjelang Idul Fitri yang cukup fantastis, karena pulang kampung kali ini bisa dibilang adwal mendadak yang suami saya buat. 3 hari menjelang Idul Firi suami saya baru menyampaikan idenya untuk pulang kampung.


Berkumpul dengan kakak dan adik ipar, keponakan bahkan cucu di sana menjadi ajang silaturahim yang mengasikkan. Tak lupa mencicipi makanan khas daerah setempat. Rujak belacan, mie keling india dan roti cane menjadi langkah awal perburuan kuliner di sana. Hampir 10 hari saya dan keluarga berada di salah satu wilayah di Sumatera Utara tersebut. Suka dan duka pastilah ada. Disaat berkumpul dengan keluarga menjadi bagian dari suka maka bagian dari dukanya adalah mengamati lalu lintas jalan yang jauh dari ketertiban. Klakson dimana-mana, sopir bus, pengendara mobil dan motor yang ugal-ugalan, membuat saya harus banyak dzikir saat sedang berkendara di sana. Astagfirullah...!!



Tibalah waktunya untuk kembali ke Jakarta. Medan menjadi tempat kami bertolak menuju Jakarta. 4 jam di tempuh dari Kisaran menuju Bandara Kualanamu. Tak langsung ke bandara kami menginap semalam di tempat kakak ipar saya yang sangat wecome akan kedatangan kami. Diajaklah kami ke Istana Maimun, Istana yang bersejarah di Medan. Setelah itu sorenya kami langsung munuju bandara untuk siap kembali ke Jakarta. Bye...bye...Medan and welcome Jakarta !! Hopely we can see you next time....!!!💖



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Anak : “AYAH SAYANG KAMU RARA”