Postingan

Menampilkan postingan dari 2024
Gambar
  Pujian dan kecerdasan: Mengapa memberi tahu anak-anak bahwa mereka pintar bisa membuat mereka bertindak bodoh      Dalam budaya di seluruh dunia, masyarakat cenderung berhati-hati dalam memuji bakat dan kemampuan anak-anak. Tampaknya hampir semua orang – mulai dari pemburu-pengumpul, petani, hingga masyarakat industri – mempunyai gagasan yang sama: Jika kita memuji seseorang, mereka mungkin akan menjadi sombong, berhak, suka memerintah, atau narsistik.      Namun kemudian sesuatu terjadi – munculnya gerakan Harga Diri di akhir abad ke-20. Di negara-negara seperti Amerika Serikat, beberapa orang menjadi yakin bahwa anak-anak memerlukan pujian yang meningkatkan ego agar dapat berprestasi (Baumeister dkk 2003; 2018).      Ingin anak Anda sukses? Katakan kepada mereka bahwa mereka cerdas dan berbakat – berulang kali. Maka mungkin mereka akan merasa termotivasi untuk bekerja dengan baik.      Tren ini menyebar ke seluruh sist...
Gambar
 GAYA BELAJAR ANAK USIA DINI Memahami gaya belajar Si Kecil adalah salah satu cara untuk mengoptimalkan pendampingan proses belajar mereka. Terdapat empat (4) gaya belajar utama, yakni Visual, Auditori, Membaca/Menulis, dan Kinestetik-Taktil. Hal ini tidak berarti bahwa seorang anak atau orang dewasa tidak dapat belajar dengan lebih dari satu gaya tersebut, ini hanyalah cara utama mereka menyerap informasi. 1. Visual Seperti namanya, pembelajar visual lebih suka melihat sesuatu untuk mempelajarinya. Dalam gaya pembelajaran visual, demonstrasi fisik bekerja dengan baik, begitu pula instruksi video atau video pendidikan. Coba berikan kepada pembelajar visual sebuah buklet instruksional kemasan datar tanpa gambar dan Anda tidak akan memiliki perabot yang sangat kokoh! Mengidentifikasi pembelajar visual Apakah perhatian anak Anda terganggu saat Anda berbicara dengannya? Apakah mereka lebih suka menonton sesuatu daripada mendengarkan radio? Apakah menurut Anda mereka sangat tertarik pad...