Cerita Anak : “AYAH SAYANG KAMU RARA”


“AYAH SAYANG KAMU RARA”

Assalamu’alaikum teman2...alhamdulillah kita bisa bersua. Semoga teman-teman sehat ya. Kal ini Ms. Rima mau bercerita. Sudah siap mendengarkan cerita belum?
Nah...duduk yang rapih, konsentrasi dan dengarkan ceritanya sampai selesai dengan tertib ya sayang..

Suatu hari di sore hari ada anak perempuan yang terlihat murung dan bersedih. Namanya Rara. Kenapa Rara murung dan bersedih ya ? Ya Allah..Ternyata dia sedang rindu pada ayahnya. Sudah sebulan Rara tak berjumpa. Sang ayah bekerja diluar kota. Biasanya ayah menelepon setiap hari tetapi 3 hari ini tidak. Rara jadi gusar bahkan kesal.

Tiba2 tlp berdering. Rara segera berlari untuk mengangkat telepon. Senangnya ia..ternyata ayahnya yang menelepon. Ia pun menyampaikan rasa rindu. Tak hanya itu ia pun menyempaikan keinginannya untuk pergi berjalan-jalan mengunjungi rumah neneknya.

Ayah juga terdengar sangat gembira rasa rindunya seolah terbayarkan saat mendengar anaknya bicara. Ayahnya berkata bahwa esok hari akan pulang ke rumah dan ia sudah menyiapkan tiket kapal laut untuk berkunjung ke rumah nenek di Medan. Hati Rara pun bertambah riang gembira. Percakapan ditelepon pun akhirnya berakhir.

Keesokan harinya ayah pulang ke rumah. Rara dan ayah sangat senang. Merekapun mempersiapkan barang-barang perlengkapan yang akan dibawa ke rumah nenek. Rara menyiapkannya sendiri . anak yang mandiri.
Mereka pun pergi kedermaga krena telah sampailah hari dimana Rara dan ayah akan naik kapal laut menuju rumah nenek. Pemandangan amat indah. Angin laut terasa sangat sejuk. Kapal-kapal laut berjajar seolah tertib dalam barisan. Kapal-kapal tongkang dan perahu kecil nelayan pun ada di sana.
Dengan langkah gembira ayah menuntun tangan Rara. Rara meminta maaf pada ayah karena sikap kesalnya dan ia berjanji untuk lebih sabar menunggu ayah pulang bekerja. Ayah pun berkata ayah sayang kamu Rara.

Wah...alhamduillah, itulah tadi cerita yang berjudul “Ayah Sayang Kamu Rara”. Semoga teman-teman juga sayang ya dengan ayah. Walaupun tidak setiap waktu bisa bertemu ayah, yakinlah bahwa ayah adalah orang yang sangat menyayangi kalian. Doakan mereka ya.

Boleh ceritakan cerita ini kepada ibumu di rumah. Sampai jumpa lagi. Assalamu’alaikum teman-teman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini